Kamis, 25 Agustus 2011

Kumpulan Skenario Horror, Karya Mahesa Djenar


Kumpulan Skenario Horror, Karya Mahesa Djenar

Pengarang       : Mahesa Djenar
Penyunting      : Anindra Saraswati
Tebal               : vi + 84
Ukuran                        : 13,3 x 19,5 cm
Penerbit           : Indie Book Corner
Tahun terbit     : Januari 2011

Harga              : 27.000


Buku kecil ini berjudul Kumpulan Skenario Horror yang ditulis oleh Mahesa Djenar. Di dalamnya tertuang 35 cerita mini, namun mampu membuat anda tak tidur semalaman karenanya. Seperti judulnya, buku ini seperti sebuah skenario untuk membuat orang takut dan cemas. Dia mengangkat mitos-mitos seputar dunia horror dalam masyarakat kita, menuangkannya dalam cerita singkat, namun mampu membuat kita bergidik. Narasi singkatnya tak membuat cerita ini menjadi sederhana, namun mampu membuat kita menciptakan imajinasi yang akan bisa meneror disi sendiri.
Pola cerita dalam buku ini seperti fiksi mini. Dari beberapa cerita ini, ia menawarkan keterkejutan dan dan ketakutan. Selain cerita, penulis juga memberikan catatan setiap ceritanya berangkat dari mitos tertentu dan ditambahkan di bagian belakang bukunya, sehingga kita bisa merunut, peristiwa apa keterkaitannya dengan mitos yang mana. tentu saja ia membuka peluang imajinasi pembaca dan membuat kita bisa menulis peristiwa yang berbeda dari tema yang sama.

Kumpulan Skenario Horo ini menceritakan berbagai kejadian dari sudut pandang yang berbeda. Namun tetap dalam benang merah ‘rasa takut dan kengerian’. Penulisnya sengaja memancing nalar pembaca dengan alur yang dirangkum sesingkat mungkin namun memberikan pesan dan misteri tersendiri. Hikmah yang diambil akan berbeda menurut kadar imajinasi dan pemahaman tiap pembaca.  Pesan Kumpulan Skenario Horror karya Mahesa Djenar ini sekarang.

5 komentar:

  1. Makasih SINOPSIS nya bagus...saya jadi terharu membaca tulisan dari sudut pandang anda.

    _Mahesa Djenar-

    BalasHapus
  2. sama2 kawan. memang keren kok bukunya

    BalasHapus
  3. iya tapi sayang..Royaltinya "macet".......memang benar "Pena lebih Tajam dari Pisau" rupanya....

    BalasHapus
  4. aih kok bisa begitu? Belum laporan kali oom

    BalasHapus

Blogger Widgets